Warga Masih Nekat Melintasi Jembatan yang Ambles di Pangandaran

Warga Masih Nekat Melintasi Jembatan yang Ambles di Pangandaran

Mukhlis Dinillah - detikNews
Selasa, 11 Okt 2016 12:30 WIB
Warga Masih Nekat Melintasi Jembatan yang Ambles di Pangandaran
Foto: Mukhlis Dinillah
Pangandaran - Jembatan Putrapinggan di Pangandaran kapan saja bisa runtuh. Kondisi badan jembatan yang sudah ambles dan menekuk sangat rawan untuk dilalui. Namun, warga sekitar tetap nekat berlalu lalang di atas jembatan itu.

Berdasarkan pantaun detikcom pada Selasa (11/10/2016), akses jembatan Putrapinggan belum ditutup sepenuhnya. Masih terlihat warga masih beraktifitas melintasi jembatan itu dengan berjalan kaki. Padahal sangat berbahaya.

"Sebenarnya takut, tapi liat orang lain pada lewat, yaudah saya ikutan," kata Kurnaya (60) warga Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran itu saat melintas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengaku baru pertama kali melintasi jembatan tersebut pasca ambles tergerus aliran sungai Ciputrapinggan yang meluap pada Minggu (9/10/2016) lalu. Bedanya biasanya menggunakan motor, kali ini berjalan kaki.

"Baru pertama kali lewat lagi setelah ambles. Ini juga kebetulan mau ke saudara. Biasanya naik motor, tapi sekarang jalan," ujar dia.

Warga Masih Nekat Melintas Jembatan yang Ambles di PangandaranWarga Masih Nekat Melintas Jembatan yang Ambles di Pangandaran


Petugas Lapangan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Muhammad Rifki mengatakan seharusnya sudah tidak ada lagi aktifitas di atas jembatan tersebut. Sebab, ia khawatir sewaktu-waktu jembatan itu bisa ambrol.

Menurutnya konstruksi jembatan sudah 80 persen rusak. Sehingga, sambung dia, sangat berbahaya apabila terus- menerus diberikan beban berlebih. Oleh karena itu Ia mengimbau warga untuk tidak lagi melintas.

"Setiap hari kami pantau ada penurunan satu sampai dua centimeter sejak kejadian," ujar dia

Seperti diketahui, Jembatan Putrapinggan merupakan akses utama menuju Pangandaran dari arah Banjar atau sebaliknya. Untuk sementara waktu jembatan darurat (Bailey) akan dipasang untuk menghidupkan kembali akses masyarakat.

Saat ini pembangunan Bailey akan dimulai. Diperkirakan membutuhkan waktu satu minggu untuk membangun Bailey secara keseluruhan. (ern/ern)


Berita Terkait