"Kalau sebelumnya kerusakan jalan sudah tiga kali kejadian tapi tidak parah seperti ini. Rusaknya paling parah sekarang," kata Sarda (56) salah satu warga setempat kepada detikcom, selasa (11/10/2016).
Menurut Sarda tahun-tahun sebelumnya keretakan jalan kerap terjadi. Pemerintah hanya menambal keretakan tanpa memperbaiki konstruksi di bawah jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga banyak yang mengeluh dengan kerusakan jalan di Brigjen M. Isha yang putus. Selain kesulitan mengakses air dari bersih dari PDAM, warga sekitar pergi kerja ataupun anak-anak yang sekolah terpaksa harus memutar jauh ke tengah kota.
"Ya kasian seperti anak-anak sekolah kan mereka biasa pakai jalan ini lebih dekat ke sekolahnya, sekarang harus muter dulu masuk ke tengah kota," jelasnya.
Sejak semalam para petugas dari Polresta Banjar dan Sat Pol PP Kota Banjar sudah bersiaga dengan dibantu warga sekitar. Dari jarak 500 meter warga sudah memasang peringatan jika jalan ini tidak bisa dilalui. Arus lalu lintas masih dialihkan menuju jalur Banjar Kota melewati alun-alun. Untuk yang ingin ke arah Tasikmalaya ataupun sebaliknya bisa menggunakan jalur Cimaragas Tasikmalaya. (ern/ern)










































