Polri akan Kroscek Berkas Munir Kiriman dari Belanda
Jumat, 01 Apr 2005 14:50 WIB
Jakarta - Mabes Polri akan melakukan evaluasi terhadap hasil pemeriksaan pertama yang dilakukan otoritas Belanda tentang kasus kematian Munir. Polri juga akan mengkroscek keterangan para saksi yang didapat Polri dengan keterangan para saksi yang dihimpun pemerintah Belanda.Demikian disampaikan Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar pada wartawan usai salat Jumat di Masjid Al Ikhlas Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Jumat (1/5/2005)."Nanti hasil pemeriksaan yang pertama kali yang dilakukan oleh otoritas Belanda akan kita jadikan evaluasi untuk melihat lagi apakah keterangan yang diberikan kepada kita benar atau tidak dengan keterangan-keterangan yang diberikan pada waktu di Belanda. Hasil pemeriksaan atau interogasi pada waktu mendarat di Schiphol akan dipelajari," urai Kapolri.Ssperti diberitakan, barang bukti kasus Munir berupa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) di Bandara Schiphol Amsterdam sudah diserahkan Pemerintah Belanda ke Polri lewat KBRI di Belanda pada akhir Mareta lalu. Selanjutnya, sisa organ tubuh Munir akan dibawa ke Tanah Air.Namun hingga kini Mabes Polri belum bisa memeriksa 2 saksi yang duduk di dekat Munir dalam penerbangan Garuda Indonesia pada 6-7 September silam. Keduanya adalah warga Belanda.Menurut Kapolri, pemerintah Belanda akan membantu memfasilitasi pemeriksaan kedua warga asing itu. "Ini akan kita lakukan meskipun ada saran tidak perlu dilakukan projustisia. Tapi bagi kami bagaimana keterangan informasi yang diketahui yang bersangkutan terhadap korban," kata. Namun yang jelas, semua proses harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
(nrl/)











































