Tolak kenaikan BBM, Mahasiswa Yogya Bakar "Arwah SBY"
Jumat, 01 Apr 2005 14:34 WIB
Yogyakarta - Aksi demo menolak kenaikan harga BBM masih muncul di Yogyakarta. Puluhan mahasiswa dari Liga Mahasiswa Nasional untu Demokrasi (LMND) kembali menggelar demo disertai pembakaran patung boneka Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Dalam aksi itu LMND juga mengecam sikap pemerintah yang sangat lamban dalammenangani korban bencan gempa bumi di Nias Sumatera Utara sehingga banyakwarga yang belum tertolong dan menerima bantuan.Aksi pada hari Jumat (1/4/2005) pukul 09.30 WIB diawali dari depanFakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) di Jl PancasilaYogyakarta. Di tempat itu, massa berorasi selama sekitar 30 menit untukmengumpulkan mahasiswa dari berbagai fakultas yang tengah mengikutiujian mid semester.Saat menggelar aksi, massa membawa spanduk bertuliskan BBM Naik = SBY-JKTurun, Bentuk Pemerintahan Alternatif, BBM Naik = Mogok Nasional. Selain itumereka juga membawa bendera lambang LMN serta mengusung sebuah boneka besarbertuliskan "arwah SBY gentayangan." Bagian kepala boneka itu juga digambariwajah mirip setan lengkap dengan dua tanduk berwarna merah.Selanjutnya massa berkeliling fakultas mulai Fakultas Ilmu Budaya,Ekonomi, Psikologi, Filsafat, Hukum, Fisipol dll. Setelah itu, massakemudian berorasi di depan Balairung Gedung Pusat UGM yang menjadi kantorrektor.PerlawananKetua LMND Hilman Afriandi dalam orasinya menyatakan, aksi yang dilakukannya adalah bentuk perlawanan mahasiswa untuk terus menyuarakanpenolakan kenaikan BBM yang dilakukan pemerintah sejak satu bulan lalu.Sebab pemerintahan SBY saat ini telah banyak ingkar janji dan melakukankebohongan publik.Ia mengatakan, mahasiswa menolak kenaikan BBM karena persoalan kenaikan BBMbukanlah hanya masalah distribusi minyak dan dana kompensasi saja. Melainkanakan dikorupsi. diselewengkan dan rakyat kecil tidak akan bisa menikmatinya"Tidak hanya itu saja, dana kompensasi itu juga banyak bohongnya dan akandiselewengkan," kata Hilman disambut massa dengan yel-yel "SBY turun, SBYngapusi," berkali-kali.Dari gedung pusat UM, massa kemudian melanjutkan aksi menuju Bunderan kampusUGM. Di tempat itu massa mengakhiri aksinya pada pukul 11.45 WIB denganmelakukan pembakaran ban bekas dan boneka bertuliskan "arwah SBY gentayangan".
(nrl/)











































