Sylviana Murni: Yang 'Lamar' Saya Berondong, Hebat dan Luar Biasa

Panasnya Pilgub DKI

Sylviana Murni: Yang 'Lamar' Saya Berondong, Hebat dan Luar Biasa

Bisma Alief Laksana - detikNews
Senin, 10 Okt 2016 12:26 WIB
Sylviana Murni: Yang Lamar Saya Berondong, Hebat dan Luar Biasa
Foto: Bisma Alief/detikcom
Jakarta - Bakal cawagub DKI Jakarta Sylviana Murni menjadi pembicara di Masjid Annaba, Buaran, Jakarta Timur. Dalam pidatonya Sylvi memberi motivasi bagi para wanita untuk tidak takut berkompetisi.

Sylvi yang menjadi cawagub berpasangan dengan Agus Harimurti, bercerita bagaimana dirinya yang sudah 31 tahun di pemerintahan dengan 11 jabatan yang pernah diemban. Salah satunya adalah menjadi kepala Satpol PP DKI Jakarta.

"Perempuan jangan takut berkompetisi dan berjuang untuk meraih cita-cita. Tapi tetap ikuti norma, nilai dan agama yang berlaku," kata Sylvi di depan puluhan ibu-ibu yang hadir, Senin (10/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"31 tahun dengan 11 jabatan, menjadi pelajaran buat saya. Dengan pengalaman yang saya punya, saya yakin bisa membuat 'Jakarta untuk rakyat'," lanjutnya.



Di depan para ibu-ibu yang hadir, Sylvi juga memberi penilaian tentang Agus yang akan menjadi bakal cagub DKI. Menurut Sylvi, masih banyak masyarakat yang menilai Agus belum pantas menjadi gubernur.

"Orang banyak yang belum ngerti Mas Agus, tapi kalo sudah tahu pasti bilang "yes dia cocok jadi gubernur"," tuturnya.

Dalam pandangan Sylvi, Agus adalah sosok yang pintar dan rendah hati. Itu yang menjadi salah satu alasannya mau menjadi menjadi bakal cawagub dari Agus.

"Yang lamar saya (Agus) berondong, bini (istrinya) cantik. Hebatnya lagi, dari sekolah juara 1 terus. Otak kiri, intelektualnya luar biasa. Gimana enggak kesenengan. Otak kanannya juga luar biasa," ujar Sylvi.

"Dia anak presiden 2 periode, boleh dong kalau dia angkuh. Tapi ini malah enggak. Kalau lagi pidato juga luar biasa," imbuhnya.

Lebih lanjut, Sylvi mengatakan bila dirinya menjadi Wagub DKI, dirinya akan tahu diri dan tahu memposisikan diri.

"Saya di belakang memberi motivasi, dukungan, membantu. Itu tugas saya. Saya enggak mau kaya jaman-jaman sebelumnya, gubernur dan wakil gubernur main kata-kataan, gubernurnya ribet, saya tahu diri saja. Wagub itu apabila gubernur berhalangan baru wagub muncul, kita 1 paket tapi punya tugas masing-masing," tutupnya. (bis/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads