Viral di Medsos, Ini Identitas 2 Anggota DPRD Padang Pariaman yang Nyabu

Viral di Medsos, Ini Identitas 2 Anggota DPRD Padang Pariaman yang Nyabu

Idham Kholid - detikNews
Minggu, 09 Okt 2016 21:31 WIB
Viral di Medsos, Ini Identitas 2 Anggota DPRD Padang Pariaman yang Nyabu
Ilustrasi sabu (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - BNNP Sumatera Barat tengah menyelidiki video dua anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman yang sedang asyik mengonsumsi sabu. BNNP dan Direktorat Narkoba Polda Sumatera Barat membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.

"Kedua pria yang berada dalam video tersebut merupakan anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, masing-masing berinisial SH dan YB," kata Kepala BNNP Sumbar Mohammad Ali Azhar dalam keterangannya yang disampaikan Kabid Humas BNN Kombes Slamet Pribadi, Minggu (9/10/2016).

Ali mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat soal video itu pada awal September lalu. Dari hasil penyelidikan awal, diketahui video tersebut dibuat sekitar setahun lalu di Batam, Kepulauan Riau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil penyelidikan juga telah dilaporkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Faisal Arifin. Masih kata Ali, Ketua DPRD menyatakan akan menggelar rapat bersama dengan Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Padang Pariaman pada Senin (10/10) besok.

"Rapat itu guna membahas kasus tersebut dan menentukan sikap serta keputusan terhadap kedua anggota DPRD yang ada dalam video tersebut," ujarnya.

Ditambahkannya, tidak sedikit oknum aparat pemerintah yang terjebak dalam candu narkotika. Telah banyak kasus serupa yang diungkap BNN maupun aparat penegak hukum lainnya.

Oleh karena itu, sinergitas antara BNN dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) guna menyaring pemimpin yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2016 ini sangatlah penting.

"Sehingga kasus narkotika yang melibatkan pemimpin daerah seperti ini tidak terjadi lagi," urainya. (idh/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini