Gus Ipul: Peristiwa Perahu Tenggelam Jadi Pelajaran Pentingnya Standar Keselamatan

Santri Tenggelam di Bengawan Solo

Gus Ipul: Peristiwa Perahu Tenggelam Jadi Pelajaran Pentingnya Standar Keselamatan

Zaenal Effendi - detikNews
Minggu, 09 Okt 2016 12:24 WIB
Gus Ipul: Peristiwa Perahu Tenggelam Jadi Pelajaran Pentingnya Standar Keselamatan
Foto: Zaenal Effendi/detikcom
Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap peristiwa perahu tenggelam di Bengawan Solo yang mengakibatkan 7 santri Pondok Pesantren Langitan tidak terulang. Standar keselamatan harus menjadi pedoman.

"Kami berharap kepolisian terus melakukan penyidikan dan memproses 'nakhoda' perahu yang tidak sesuai standar dalam menjalankan perahu tanpa pengaman dan melebihi muatan," kata Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) usai melepas satu jenazah korban di kamar jenazah RSU dr Soetomo, Minggu (9/10/2016).

Ia juga berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat sebagai pengguna jasa agar ikut aktif dengan mengingatkan kepada pemilik perahu jika dalam melaksanakan pekerjaannya bisa membahayakan keselamatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setidaknya peristiwa ini bisa menjadi edukasi bagi masyarakat dan pelajaran bagi kita semua untuk ikut aktif menegur pemilik perahu atau melaporkan kalau perlu jika yang dilakukan bisa membahayakan keselamatan serta tidak memenuhi standar," harap dia.

Sebelumnya, Jumat (7/10) sebanyak 25 santri Pondok Pesantren Langitan menaiki perahu untuk menyeberang Sungai Bengawan Solo untuk pergi belanja ke Pasar Babat, Lamongan. Belum sampai, tiba tiba perahu miring diduga kelebihan muatan. 18 santri berhasil menyelamatkan diri, 7 lainnya tenggelam. Ke 7 nya berhasil ditemukan sehari setelah tim gabungan melakukan pencarian. (ega/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads