Elektabilitas Moncer di Pemilih Pemula, Ini Tanggapan Agus Harimurti

Elektabilitas Moncer di Pemilih Pemula, Ini Tanggapan Agus Harimurti

Ahmad Ziaul Fitrahudin - detikNews
Minggu, 09 Okt 2016 10:11 WIB
Elektabilitas Moncer di Pemilih Pemula, Ini Tanggapan Agus Harimurti
Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Lembaga riset Media Survei Nasional (Median) menyebut pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni (Agus-Sylvi) unggul di kalangan pemilih pemula Ibu Kota. Menanggapi hal itu, Agus mengatakan tidak hanya berfokus pemilih pemula saja.

"Saya meyakini semua segmen masyarakat itu penting. Orang mengatakan saya lebih cenderung akan langsung ke pemilih pemula, itu tidak salah. Tetapi saya meyakini bahwa semua segmen pemilih yang aktif berpolitik itu penting juga," ujar Agus Harimurti kepada wartawan usai lari pagi di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu (9/10/2016).

Untuk meningkatkan elektabilitas, Agus mengatakan, tidak memiliki cara khusus untuk menarik suara kelompok tertentu. Namun dirinya berharap dengan hasil tersebut bisa menjadi modal bagi pemilih pemula ibu kota untuk memilih dirinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya katakan tidak ada prioritas cara khusus. Karena kalau nanti ada prioritas, ini ada kesan tidak concern ke kelompok lainnya. Namun kalau saya mempunyai tempat tersendiri di kawula pemuda itu natural. Saya berharap anak muda, generasi muda Jakarta khususnya itu menjadi generasi muda yang serba positif, energik, semua diarahkan untuk kemajuan kota Jakarta," ucap Agus.

Sebelumnya, lembaga riset Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei soal elektabilitas pasangan Cagub dan Cawagub. Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni (Agus-Sylvi) unggul di kalangan pemilih pemula.

Hasil survei merilis, untuk basis pemilih di bawah usia 20 tahun, Agus-Sylvi berhasil meraup 29 persen suara. Selanjutnya disusul oleh pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Anies-Sandi) sebanyak 25 persen suara. Sementara, pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) hanya mampu mendulang 19 persen suara pemilih dari kelompok usia tersebut. (erd/erd)


Berita Terkait