Kritikan dari Sandiaga itu disampaikan pada Kamis (6/10/2016) kemarin. Saat itu, usai mewakili keluarganya yang menerima penghargaan dari RS Jiwa Soeharto Heerdjan di gedung Kementerian Kesehatan di Jalan Rasuna Said, Sandiaga sengaja berjalan kaki ke kantornya di Menara Karya, yang jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi pemberian penghargaan.
Saat Sandiaga dan Agus Harimurti Kritik Ahok Soal Trotoar Jakarta |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak sampai 500 meter kita menemukan kondisi trotoar yang jauh dari sempurna dan bisa diperbaiki lagi ke depan. Ini yang
akan menjadi PR kita (Anies Baswedan-Sandiaga Uno)," kata Sandi saat sampai di kantornya, Menara Karya, Kamis (6/10/2016)
kemarin.
Sehari setelah Sandiaga, giliran Agus Harimurti memberikan kritik serupa dengan cara yang sama. Hari ini, usai bertemu dengan Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas, Agus Harimurti Yudhoyono menyempatkan diri untuk minum kopi di wilayah Cikini.
Bersama para relawannya, Agus jalan kaki dari gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, jalan Menteng Raya ke sekitar Cikini. Dia
menyusuri trotoar sepanjang jalan Menteng Raya sampai jalan Cikini Raya.
Kepada para wartawan, Agus menyampaikan pendapatnya soal pembangunan trotoar di Jakarta. Menurut dia trotoar di Jakarta perlu diperbaiki untuk membuat nyaman dan aman pejalan kaki.
Agus bersama cawagubnya Sylviana Murni pun menyatakan akan memperbaiki kualitas trotoar di Jakarta bila menang Pilgub DKI. "Ya tentunya saya melihat trotoar untuk pejalan kaki ini sangat penting sekali ya. Karena kan ini sarana orang berjalan juga. Selain itu pas saya olahraga, lari kan suka di trotoar. Jadi harus baguslah," kata Agus Harimurti Yudhoyono sambil berjalan kaki.
"Insya Allah kalau terpilih saya juga akan perbaiki kualitas pejalan kaki khususnya untuk disabilitas ya. Itu penting karena mereka juga pastinya suka jalan-jalan kan," imbuh Agus.
(erd/tor)











































Saat Sandiaga dan Agus Harimurti Kritik Ahok Soal Trotoar Jakarta