"Kalau dukung mah biasa saja. Saya sama Djan Faridz dekat kok. Dimyati teman dekat saya, Lulung juga baik-baik saja sama saya. Lulung kan cuma masalah UPS saja," ungkap Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (7/10/2016).
Terkait dukungan tersebut, Ahok menyebut ada dukungan secara pribadi dari Sekjen PPP kubu Djan, Dimyati Natakusumah kepada dirinya. Apalagi hubungan keduanya telah terjalin saat bersama-sama menjadi anggota DPR-RI.
"Saya sering komunikasi sama Pak Dimyati, dia teman baik saya di Baleg dulu. Dari dulu Dimyati sudah bilang, pokoknya saudara-saudara di Banten pasti gue bantu dukung elu (Ahok) deh. Kan dia memnag lama di Pandeglang. Jadi hubungan saya memang baik kok. Pak Djarot walikota, Dimyati kan bupati 10 tahun di Pandeglang. Terus dia jadi anggota DPR RI bareng saya, kita hubungannya baik," kata Ahok.
"Pokoknya dia (Dimyati) bilang, 'gue pasti dukung elu deh'," ungkapnya.
Seperti diketahui, PPP sempat mengalami dualisme dan terpecah antara kubu Romahurmuziy dan Djan Faridz. Kepengurusan PPP kubu Romahurmuziy yang sudah disahkan oleh Kemenkum HAM kini mendukung pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni di Pilgub DKI 2017.
(nkn/imk)











































