"Hitungan saya, Rp 152 miliar awalnya tapi mau diketatkan lagi jadi Rp 60 miliar hingga Rp 70 miliar. Itu sampai putaran kedua," kata Syarif di Masjid Nurul Huda, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (7/10/2016).
Selain membahas dana kampanye, Syarif mengatakan rapat tersebut juga membahas strategi kampanye. Syarif mengatakan ada arahan dari pasangan Anies-Sandi untuk berkampanye secara efisien, efektif dan sederhana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bakal cawagub DKI, Sandiaga Uno sendiri mengatakan dirinya akan berkampanye secara efisien. Alasannya, Sandi melihat ekonomi saat ini sedang tidak baik sehingga tidak arif bila berkampanye secara berlebihan.
"Saat ini ekonomi lagi jelek, saya bilang buat kampanye yang seefisien mungkin dan jangan membebani masyarakat. Kita cari program yang partisipatif dan jangan terlalu mahal," ujar Sandi.
Sandi sendiri akan membuka seluruh dana kampanye yang sudah dirinya keluarkan selama 10 bulan terakhir selama dirinya blusukan, pekan depan. (bis/imk)











































