"Kunjungan sebagai pasangan calon untuk memohon doa restu, meminta arahan dan wejangan sekaligus mendengar aspirasi keluarga NU dan Muhammadiyah. Apa yang diharapkan dari gubernur terpilih untuk kebaikan Jakarta," ungkap Jubir Agus, Rico Rustombi kepada detikcom, Jumat (7/10/2016).
Semua pimpinan PBNU dan Muhammadiyah disebutnya memberi nasehat yang hampir sama. Yakni untuk membangun Jakarta agar menjadi lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa harapan PBNU disebutnya memiliki kesamaan dengan visi misi Agus-Sylvi. Visi Agus dan Sylviana Murni di Pilgub DKI 2017 adalah 'Menuju Jakarta tahun 2022 yang Lebih Maju, Aman, Adil dan Sejahtera'. Kemudian misi pasangan yang diusung oleh empat partai ini adalah mewujudkan Jakarta yang maju, aman, adil, dan sejahetra. Juga untuk mewujudkan 'Jakarta Hijau' (Green Jakarta) dan Jakarta yang nyaman serta bermartabat.
"Mereka menyampaikan membangun masyarakat harus manusiawi, adil dan bermartabat. Menegakkan proses demokrasi, tak ada unsur SARA. Sesuai visi misi Agus, seperti yang sudah disampaikan Agus kemarin kan," jelasnya.
Sementara itu pimpinan Muhammadiyah saat disambangi Agus-Sylvi menurut Rico menyatakan harapannya agar Gubernur DKI terpilih nanti memiliki integritas moral. Kedua ormas muslim terbesar itu dipastikan netral.
"Dari Muhammadiyah diharapkan pemimpin terpilih harus punya integritas moral yang tidak palsu dan benar-benar apa adanya. Memiliki akhlak, berkeadilan," ucap Rico.
"Kedua institusi tersebut tidak pnya hak untuk berpihak. Kami memahami itu. Mereka tidak menunjukkan keberpihakan. Sangat netral. Hanya memberi masukan. Seperi apa yang dibutuhkan Jakarta," lanjut dia.
Rico juga memastikan kedatangan Agus dan Sylvi juga tidak bermuatan politis. Pasangan yang diusung Partai Demokrat, PAN, PKB, dan PPP tersebut disebut membutuhkan nasehat dari para ulama.
"Jadi kedatangan lebih pada minta doa restu, wejangan dan mendengarkan aspirasi mereka. Mereka sampaikan siapapun yang akan datang mereka akan terima, tidak hanya Agus. Sangat baik dan memberi wejangan dengan baik pula," urai Rico.
Sebelumnya diberitakan, pimpinan PBNU KH Ma'ruf Amin menyatakan Agus-Sylvi merupakan pasangan yang sesuai dengan harapan nahdliyin. Ia pun yakin warga NU siap mendukung keduanya di pesta demokrasi Jakarta.
"Saya yakin pula bahwa warga NU siap mendukung Agus-Sylvi di Pilgub DKI. Meski kita bukan parpol namun kami juga bisa mendukung dengan cara mendoakan," tutur Ma'aruf, Jumat (7/10).
Sementara itu Muhammadiyah memberikan 7 Tausiyah soal kepemimpinan untuk Agus-Sylvi. Menyambut positif soal pencalonan pasangan tersebut, Muhammadiyah menegaskan tidak mengimbau para kader untuk condong atau mendung salah satu calon.
(ear/imk)











































