Saat Wiranto Cerita Momen Perpisahan ABRI dengan Polri

Saat Wiranto Cerita Momen Perpisahan ABRI dengan Polri

Idham Kholid - detikNews
Jumat, 07 Okt 2016 12:47 WIB
Saat Wiranto Cerita Momen Perpisahan ABRI dengan Polri
Foto: Wiranto dan Jenderal Tito di Mabes Polri (Idham Kholid/detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Wiranto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menggelar video conference dengan seluruh Kapolda di Indonesia. Selain menyampaikan arahan, Wiranto juga bercerita soal perpisahan Polri dengan ABRI.

"Pertama-tama saya buka memori 17 tahun lalu saya ada di tempat yang sama, tapi misi beda," kata Wiranto saat jumpa pers usai video conference di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (7/10/2016).
Foto: Wiranto dan Jenderal Tito di Mabes Polri (Idham Kholid/detikcom)Foto: Wiranto dan Jenderal Tito di Mabes Polri (Idham Kholid/detikcom)

"Saya dulu (ke sini) untuk berpisahnya polisi dari ABRI. Saya copot papan nama di sana, jadi polisi mandiri, 1 April 1999. Setelah itu Polri melakukan reformasi internal, berkembang, berubah cepat," sambungnya.

Wiranto menyebut, tugas Polri sebagai penjaga keamanan, ketertiban, juga penegak hukum yang melindungi masyarakat. Hal itu beriringan dengan perkembangan situasi masyarakat Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada liberalisasi politik, ekonomi, semua mengisyaratkan ada perubahan sangat cepat yang harus diikuti Polri yang mengawal itu," ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, harus ada akselerasi yang cepat dari Polri untuk mengawal perkembangan masyarakat yang dinamis. Wiranto mencontohkan, dulu belum ada cyber seperti sekarang dan lainnya.

"Kejahatan kerah putih sekarang meluas, dulu narkoba gampang ditangani, sekarang luas, terorisme, traficking. Itu semua indikator tugas polisi berat," ujarnya.

"Tanpa ada perubahan radikal di polisi, kita akan tertinggal," sambungnya.

(idh/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads