"Secara umum ada tiga yaitu serangan darat, serangan udara dan operasi politik. Operasi politik ini, teman sebelah sana melakukan apa, apa yang bisa kita buat, kita potong, kita kerja sama," ucap Mardani usai rapat di DPP Gerindra , Jl. RM. Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2016) malam.
Mardani merinci, yang dimaksud serangan darat adalah menyiapkan relawan-relawan hingga basis TPS. Ada 1.2504 TPS di DKI Jakarta yang harus dijaga relawan. Lalu di tingkat RW, juga disiapkan koordinator RW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum fungsi relawan yang akan dibentuk tim Sandiaga-Uno adalah untuk jadi saksi di TPS, dan untuk mendata yang berpotensi sebagai swing voters yang akan diajak untuk memilih Anies-Sandi.
"Ada tim serangan udara, mulai dari tim konvensional-nya, sosmed, dan tim data saksi. Tanggal 8 Oktober kita akan punya DPS (daftar pemilih sementara). Kita akan sisir semuanya," ucap Mardani.
"Kami bersyukur karena sudah ada program kerja. Rapat pertama building the team, rapat kedua target dijelaskan, rapat ketiga program. Dari semua bidang sudah ada, tinggal nanti Selasa depan rapat finalisasi budgeting," pungkasnya. (miq/hri)











































