Rapat pleno yang berlangsung tertutup ini dihadiri oleh Ketua Umum Setya Novanto, Sekjen Idrus Marham, Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin, anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya, dan kader Golkar lainnya. Seperti diketahui, dalam pilgub DKI, Golkar bergabung dengan PDIP, Hanura, dan Nasdem untuk mendukung bakal calon gubernur-bakal calon wakil gubernur, Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.
Menurut Setya Novanto partainya telah menyiapkan strategi khusus untuk memenangkan Ahok dan Djarot. Salah satunya dengan selalu mengingatkan Ahok untuk bertutur kata yang baik di depan umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat juga sebenarnya sudah bisa menilai kinerjanya Ahok. Jadi saya rasa semuanya mengalir dengan baik saja. Ahok itu kerjanya sudah nyata. Hasilnya ada jadi itulah kami dukung," lanjutnya.
"Ya dalam rapat pleno nanti ini kita akan bahas lah strategi-strategi itu untuk memenagkan calon. Gimana cara yang baik untuk memenangkan mereka. Ini kita rapat kan," ucap Setya Novanto.
Sementara itu menurut Setya Novanto, bila dalam pilgub DKI Ahok dan Djarot menang itu bisa mengangkat suara Golkar baik di daerah atau juga nasional. Kampanye pilgub sendiri baru akan dimulai sekitar akhir Oktober mendatang.
"Ya setiap kader harus diusahakan memenangkan Pilkada yang sebentar lagi akan berlangsung. Usaha setiap kader sangat berpengaruh sekali untuk memenangkan Ahok-Djarot" tuturnya. (yds/rvk)











































