BNN Minta Media Ikut Perangi Narkoba

BNN Minta Media Ikut Perangi Narkoba

Bartanius Dony - detikNews
Kamis, 06 Okt 2016 16:11 WIB
BNN Minta Media Ikut Perangi Narkoba
Foto: Diskusi Hukum Acara Pidana Narkotika Dalam Perspektif Media Massa/ Dony detikcom
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) diwakili oleh Direktur TPPU Brigjen Pol. Rokhmat Sunanto meminta kepada media massa agar ikut serta memerangi narkoba dengan memberikan pendidikan kepada masyarakat.

"Media juga harus memberikan pendidikan kepada masyarakat, dan harus menyampaikan informasi yang benar," ujar Rokhmat dalam diskusi panel bertema 'Hukum Acara Pidana Narkotika Dalam Perspektif Media Massa' di Indraprastha Room, Hotel Dafam Teraskita, Jl. MT Haryono, Jakarta Timur (06/10).

Namun demikian, dia menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang menjadi rahasia penyidik dan tidak boleh diberitahukan kepada media. Misalnya saja, ada 72 jaringan narkotika di Indonesia dan 44 jaringan di antaranya berhubungan langsung dengan 22 Lapas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi kita tidak bisa kan buka Lapas mana saja. Ada hal-hal yang dirahasiakan untuk penyelidikan dan penyidikan," ungkapnya yang saat itu menjadi narasumber menggantikan Komjen Pol Budi Waseso.

Dia menjelaskan bahwa kondisi geografis Indonesia yang memiliki 17.000 lebih pulau rawan untuk penyelundupan barang haram tersebut. Akan tetapi, menurutnya belakangan ini BNN ada peningkatan dalam tindakan memerangi narkoba. Mulai dari razia tempat umum hingga vonis mati bandar narkoba.

"Dengan prestasi tadi jangan berpuas diri, dengan adanya peredaran yang tertangkap berarti masih ada peredaran (narkoba) di masyarakat," pungkasnya. (rvk/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads