Hari Ke-4 Pasca Gempa Nias, Bau Mayat Semakin Menyengat
Jumat, 01 Apr 2005 09:20 WIB
Gunung Sitoli - Memasuki hari keempat gempa di Nias, bau busuk semakin menyengat di sejumlah bekas reruntuhan bangunan. Warga yang melintas baik menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki, hampir seluruhnya memakai masker penutup hidung untuk menutupi dari bau mayat."Baunya semakin menyengat. Karena sudah lama dan turun hujan, jadi baunya kemana-mana," kata salah seorang warga Rusli 32 tahun, kepada detikcom, Jumat (1/4/2005) pagi.Saat ditemui, ia sedang berada di bekas rumah tokonya di Jalan Sirao, Gunung Sitoli. Rusli yang memakai masker, mengaku terpaksa bertahan di rukonya untuk menunggu proses pembongkaran supaya bisa membawa pulang barang dan surat berharga yang masih tersisa.Sementara itu, aparat TNI juga terlihat menggunakan masker dalam melakukan proses evakuasi. Demikian pula dengan sejumlah wartawan yang bertugas di Nias.Beberapa area yang sangat tercium bau busuk diantaranya Jl. Diponegoro, Jl. Sirao, Jl. Karet dan beberapa ruas jalan lainny di Kota Gunung Sitoli. Di lokasi-lokasi inilah korban tewas paling banyak ditemukan.Minimnya alat berat menyebabkan proses evakuasi tidak bisa dilakukan secara cepat. Umumnya bangunan yang runtuh tinggal tersisa bagian atasnya, baik bangunan dua lantai maupun satu lantai.
(fab/)











































