"Saya keluar dari TNI, mendapat dorongan kuat dari bapak-ibu sekalian yang ingin warga DKI lebih baik," kata Agus usai mujahadah dan doa bersama para kader PKB di gedung Graha Gus Dur, Jl Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016).
Putra Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini mengatakan, keputusan para parpol pendukung untuk mengusungnya maju Pilgub DKI sungguh mengagetkan. Namun meski begitu cepat dan mengejutkan, Agus akhirnya memenuhi tawaran itu. Dia mantap melepas status militer dan terjun ke dunia politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus mengakui, dirinya dan Sylviana tak akan kuat jika tanpa dukungan dari masyarakat. Oleh karena itu ia meminta agar para masyarakat tetap mendoakan dan memberikan dukungan.
"Kami ingin membawa amanah. Insya Allah kami akan terus menyapa masyarakat, mendengar aspirasi, terutama yang merasa tersisihkan. Dalam semangat persaudaraan, mari kita kerja bersama. Mohon doa dan dukungan dari bapak ibu sekalian. Kami mendoakan bapak ibu sekalian diberkahi kesehatan, kebrkahan, dan kelancaran dalam segala kegiatan." tuturnya.
Sementara itu, di lokasi yang sama, Ketum PKB Muhaimin Iskandar mengimbau kepada seluruh kader PKB khususnya yang berada di wilayah DKI Jakarta untuk mendukung program pemenangan Agus-Sylvi. Pria yang akrab disapa Cak Imin ini menyebut bahwa wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara akan menjadi salah satu kantong suara Agus-Sylvi.
"Kita semua jajaran, anggota DPR akan turun semua, DPRD, pengurus ranting, tenaga ahli, twitter 24 jam, facebook 40 jam, instagaram jalan terus karena waktu tinggal 5 bulan," tutup Cak Imin.
(khf/jor)











































