Ditemui di kediamannya Kampung Cangklek, Kecamatan Cianjur, Kabupaten, Cianjur Rabu (5/9/2016), Fauzi mengaku bergabung dengan padepokan Dimas Kanjeng pada tahun 2013. Berbagai keanehan dialami Fauzi termasuk saat Dimas Kanjeng mengeluarkan uang dari badannya.
"Memang tidak masuk akal dan di luar nalar, tapi itu memang terjadi dia (Dimas Kanjeng) mengeluarkan uang berlipat-lipat uang dari badannya semua kemampuannya itu saya lihat dengan mata kepala saya sendiri. Malah saya sendiri pernah melihat peti berisi emas turun dari langit sendiri," beber Fauzi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dimas Kanjeng sendiri yang menerima, tapi itu cuma bertahan satu tahun tak lama setelah itu saya memilih untuk mengundurkan diri," sambung Fauzi.
Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom |
Keputusan mengundurkan diri dari padepokan Dimas Kanjeng diambil Fauzi setelah dia menjalankan salat Istikharah dan meminta saran dari sejumlah alim ulama.
"Saya minta petunjuk kepada Allah, akhirnya saya putuskan untuk mundur. Semua uang saya kembalikan ke mereka yang sempat saya rekrut sama sekali tak ada yang dirugikan dalam hal itu," lanjutnya lagi.
Hingga saat ini, Fauzi mengaku masih menaruh hormat kepada Dimas Kanjeng karena selama menjadi pengikutnya belum pernah merasa dirugikan.
"Ketika saya mundur saya malah diberi uang Rp 7 juta oleh beliau untuk saya pulang," tandas Fauzi.
(try/try)












































Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom