Salah seorang warga, Slamet Riyadi, mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.35 WIB, Rabu (5/10/2016). Sejumlah warga di sekitar Pertamina panik karena beberapa saat setelah ledakan terlihat ada asap hitam pekat yang membubung tinggi. "Tapi sekarang kepulan asapnya mulai menipis," ucap Slamet.
Head of Communication and Relations Pertamina RU IV Cilacap Ristanto Heru Widodo mengatakan, memang ada kebakaran pada sebuah tangki berukuran kecil di tengah area kilang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, lanjut Ristanto, pihaknya masih menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Namun dia menegaskan jika kejadian tersebut tidak mengganggu produksi minyak di Pertamina RU IV Cilacap.
VP Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro, mengatakan tidak ada masalah berarti karena yang terbakar hanya tangki aspal yang mengalami overheat atau terlalu panas.
Operasi di kilang minyak Pertamina Refinery Unit IV Cilacap saat ini berlangsung normal. "Tidak mengganggu operasi kilang. Operasi kilang aman dan normal. Tidak ada korban," ucap Wianda saat dihubungi detikcom. (hri/iy)











































