Dodi yang disebut sebagai 'sultan' oleh Kanjeng Dimas merupakan koordinator pengumpul uang dari pengikut padepokan. Sejak Kanjeng Dimas ditangkap penyidik Polda Jatim, 'manusia 1 triliun' ini, menghilang.
'Sultan' Dodi yang mantan seorang buruh ini disebut kaya mendadak sejak menjadi pengikut Dimas Kanjeng. Kekayaannya terlihat jelas dari bangunan rumahnya yang megah. Rumah 3 lantai itu bak 'istana', kontras dengan rumah warga sekitar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Muhajir Arifin/detikcom |
Kepala Desa Gunung Gangsir, Dewi Noer Alifah, mengaku tak pernah berkomunikasi dengan Dodi. Dia hanya sebatas kenal saja. "Dia belum KTP sini," kata Dewi, Rabu (5/10/2016).
Meski kenal dengan Dodi, Dewi mengaku tak mengetahui keterlibatan Dodi dengan kasus yang membelit Kanjeng Dimas.
"Soal itu saya tak tahu sama sekali. Warga Gunung Gangsir tak ada yang melapor, tak ada yang mengadukan penipuan," ungkap Dewi.
Dodi berasal dari Leces, Probolinggo. Dia pindah setelah menikahi perempuan asal Gunung Gangsir, Kecamatan Beji Pasuruan. Keberadaannya tak diketahui dan kini dicari-cari polisi terkait dugaan kasus penipuan Dimas Kanjeng. (fat/try)












































Foto: Muhajir Arifin/detikcom