"Ahli kedokteran forensik bisa memastikan sebab kematian Mirna karena sianida," kata JPU Melani di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Rabu (5/10/2016).
Kesimpulan itu berdasarkan pemeriksaan ahli kedokteran forensik terhadap sampel organ Mirna mulai dari lambung, hati, jantung hingga urine. Hasilnya di lambung Mirna terjadi korosif dan ditemukan sianida sebanyak 0,2 mg.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adanya racun siandia pada sisa minuman sisa es kopi Vietnam dan lambung Mirna," kata Melani. (slh/trw)











































