Menurut abid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus peristiwa itu terjadi pukul 08.00 WIB. Saat itu Dulzalil akan berangkat menuju kebun tebu dengan menunggangi sepeda motor Honda Supra Fit. Sehari-hari Dulzalil kerap melintas di area lokasi terjadinya ledakan. Kondisi yang dilalui menurun dan saat itu tergenang air oleh drainase areal kebun tebu tersebut. Ternyata dari air yang menggenang itu mengandung minyak mentah dari pipa yang bocor. Pipa yang bocor tersebut milik Pertamina SP-Tugu Barat 1 Desa Amis, KM 3+400.
"Tiba-tiba baru melintas setengah roda di jalan tersebut, ada percikan api dari busi sepeda motor miliknya. Korban dan kendaraannya terbakar dan meledak," jelas Yusri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini kondisi korban dalam perawatan pihak rumah sakit, tidak meninggal. Untuk situasi di lokasi kejadian sudah aman terkendali," kata dia.
Setelah kejadian tersebut, jajaran Polres Indramayu langsung berkoordinasi Pertamina, pemilik pipa yang bocor tersebut.
"Saat ini sedang dalam koordinasi dengan pihak Pertamina EP Mundu sebagai pemilik saluran pipa yang bocor itu," tutupnya. (ern/ern)











































