"Motifnya karena ingin menguasai mobil Avanza milik Ahmad Sanusi. Dia minta mobil sebagai mahar untuk menggandakan emas," ujar Kapolresta Depok Kombes Harry Kurniawan kepada detikcom, Rabu (5/10/2016).
Harry mengungkap, tersangka telah merencanakan pembunuhan itu beberapa hari sebelumnya. Tersangka menyiapkan potasium sianida untuk meracuni korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berawal ketika Sanusi datang ke padepokan. Di saat bersamaan, korban Shendy juga datang.
"Tersangka kemudian menyuguhi kedua korban, kopi yang sudah dicampur dengan racun potas," imbuhnya.
Kedua korban saat itu dijanjikan akan diperlihatkan penggandaan uang di kawasan Tangerang. Namun, sebelum terlaksana, tersangka kemudian menyuguhi kedua korban dengan kopi beracun tersebut.
"Kemudian korban kejang-kejang dan muntah, lalu meninggal," ungkapnya.
Kedua korban kemudian dibuang jenazahnya di dua lokasi di kawasan Kecamatan Limo, Kota Depok pada Sabtu (1/10) dini hari. (mei/rvk)










































