"Saya kira perlu ada pembanding dari apa yang dirilis oleh LSI, karena dalam survei internal kami elektabilitas Ahok-Djarot masih berada di angka 40 persen," kata Ketua DPP Hanura, Miryam S Haryani kepada wartawan, Rabu (5/10/2016).
Di survei LSI tersebut, Ahok-Djarot masih duduk di peringkat pertama dengan elektabilitas 31,4 persen. Miryam pun tetap yakin Ahok-Djarot bisa melibas lawan-lawannya meski nanti Pilgub DKI 2017 berjalan dua putaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: LSI Denny JA: Agus Yudhoyono Bisa Jadi Kuda Hitam di Pilgub DKI
Tim Ahok-Djarot menghormati hasil survei LSI Denny JA. Hasilnya dipakai sebagai penyemangat kerja tim pemenangan yang baru saja didaftarkan ke KPU DKI.
"Positifnya tinggal bagaimana kami di tim Ahok-Djarot bisa terus bekerja menaikkan elektabilitas yang sudah ada guna menghasilkan kemenangan untuk pasangan yang kami dukung," ujar Miryam.
Dari hasil survei LSI, 3 pasangan kandidat, pasangan Ahok-Djarot memuncaki peringkat dengan elektabilitas 31,4 persen. Peringkat kedua diisi oleh Anies-Sandiaga dengan elektabilitas 21,1 persen. Kemudian di posisi ketiga ada Agus-Sylviana dengan elektabilitas 19,3 persen. Responden yang belum menentukan pilihan sebesar 28,2 persen. (imk/tor)











































