detikNews
Selasa 04 Oktober 2016, 18:08 WIB

Kisah 'Manusia Cangkul'

Ini Tanggapan Pemkot Tangerang Selatan Soal 'Manusia Cangkul'

Erwin Dariyanto - detikNews
Ini Tanggapan Pemkot Tangerang Selatan Soal Manusia Cangkul Foto: Dewi R/Pembaca detikcom
Jakarta - Fenomena 'manusia cangkul' muncul di sekitar kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Mereka mencari orderan untuk pekerjaan galian septic tank, galian pondasi hingga menyiangi rumput atau membersihkan kebun.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany langsung memerintahkan jajarannya untuk menindaklanjuti soal fenomena 'manusia cangkul' ini. "Ibu (Airin) mengintruksikan Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, camat dan lurah untuk menindaklanjuti fenomena ini (manusia cangkul)," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Tangerang Selatan Dedi Rafidi kepada wartawan, Selasa (4/10/2016).

Tindak lanjut yang dimaksud, kata Dedi, berupa inventarisasi dan mengkaji kemungkinan solusi yang akan diberikan. Namun untuk sementara, mengingat mereka kebanyakan berasal dari luar Tangerang Selatan kemungkinan akan dilakukan pembinaan.

Fenomena 'manusia cangkul' bisa ditemui di seputaran Bintaro, Pasar Jumat, Ciputat dan Bumi Serpong Damai. Setiap pagi mulai pukul 06.00 WIB biasanya mereka mencari orderan dari warga atau kontraktor untuk melakukan pekerjaan galian pondasi, galian septic tank, membersihkan got atau memyiangi rumput di kebun.

Salah satu titik berkumpulnya 'manusia cangkul' ini adalah di seputar Pasar Modern di Bintaro, Tangerang Selatan. Ironinya yang berprofesi sebagai 'manusia cangkul' ini tak hanya dari pria berusia muda. Ada beberapa di antara mereka sudah mengancik usia senja.

Seperti Rostani (65) dan Gusmawan (79). Dua kakek asal Brebes Jawa Tengah ini merantau ke Bintaro untuk menjadi 'manusia cangkul' dengan pendapatan tak menentu. Tak setiap hari mereka mendapatkan order. Kadang tiga hari berturut-turut mereka tak kerja.

Baca juga: Balada 'Manusia Cangkul': 3 Hari Tak Dapat Order Terpaksa Utang untuk Makan
https://news.detik.com/berita/3313203/balada-manusia-cangkul-3-hari-tak-dapat-order-terpaksa-utang-untuk-makan
(erd/nwk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com