LSI Denny JA: Elektabilitas Ahok Merosot, Pilgub DKI Hampir Pasti 2 Putaran

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 04 Okt 2016 15:57 WIB
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pimpinan Denny JA memprediksi pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat dapat lolos ke putaran ke-2 Pilgub DKI 2017. Namun, tingkat elektabilitas pasangan ini terus menurun.

"Jadi, hal ini menunjukkan Ahok sebagai incumbent masih menjadi nomor satu pada hasil survei. Namun survei ini sebagai wake up call bagi incumbent bagi Ahok. Karena posisinya incumbent elektabilitasnya terus merosot bahkan di survei kami hanya 31,4 persen," ujar peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby di Graha Dua Rajawali – Lingkaran Survei Indonesia Jl. Pemuda No. 70 Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (4/10/2016).

Hal ini diungkapkan Adjie saat konferensi pers hasil temuan dan analisis survei nasional Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA "Ahok Potensial Kalah ?". Adjie mengatakan bahwa sangat besar kemungkinan terjadi Pilgub dua putaran.

"Prediksi kita kalau dari data yang dukungan secara merata artinya bahwa dua putaran sangat besar Pilkada DKI dan ketiga calon memiliki peluang yang sama masuk putaran kedua dan masih memiliki peluang sama tersingkir pada putaran kedua," ujar Adjie.

Sebagai petahana, Ahok dinilai memiliki peluang lebih besar masuk ke putaran kedua. Tinggal ditunggu lawannya, apakah Anies-Sandiaga atau Agus-Sylviana, tergantung efektivitas strategi masing-masing.

"Kalau terjadi dua putaran segala kemungkinan bisa terjadi. Karena kita tidak tahu siapa yang muncul di putaran kedua. Namun dari data ini kemudian Ahok masuk ke putaran kedua. Siapa pun lawannya mungkin saat ini publik masih memiliki figur di luar incumbent, dengan data ini total suara Anies dan Agus di atas suaranya Ahok," ulas Adjie.

Lembaga survei politik Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dipimpin Denny JA merilis hasil survei Pilgub DKI 2017. Dari hasil survei 3 pasangan kandidat, pasangan Ahok-Djarot memuncaki peringkat dengan elektabilitas 31,4 persen.

Disusul Peringkat kedua diisi oleh Anies-Sandiaga dengan elektabilitas 21,1 persen. Kemudian di posisi ketiga ada Agus-Sylviana dengan elektabilitas 19,3 persen. Responden yang belum menentukan pilihan sebesar 28,2 persen.



(tor/tor)