"Kita lihatlah. Kita welcome lah. Dari awal kan Pak Ruhut kan memang punya sikap sendiri kan," ungkap Ketua DPP PDIP Andrea Pareira di Gedung DPR, Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (4/10/2016).
Ruhut yang partainya secara resmi mengusung Agus Harimurti-Sylviana Murni itu bahkan mengaku siap untuk mundur dari Koordinator Polhukam PD. Sikapnya yang bertentangan dengan garis partai membuat kontroversi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim pemenangan Ahok-Djarot rencananya akan didaftarkan ke KPUD hari ini. Namun menurut Andreas, posisi Ruhut bisa disusulkan.
"Itu kan teknis. Belum juga sih. Tapi ada perbaikan-perbaikan," tutur anggota DPR itu.
"Saya kira ya untuk tim pemenangan dan dukungan, saya kira terbuka lah," imbuh Andreas.
Sebelumnya Ruhut secara terang-terangan menyatakan ingin mengampanyekan Ahok-Djarot. Ia seakan tak peduli dengan partainya yang mengusung pasangan lain.
"Nanti cukup aku di atas panggung, nanti rakyat koor minta Si Poltak pidato. Lain kan kalau supertar," tegas Ruhut, Selasa (4/10).
(ear/tor)











































