"Tersangka membunuh kedua korban dengan mencampurkan racun potasium sianida ke dalam kopi yang kemudian disuguhkan kepada kedua korban," ujar Kapolresta Depok Komisaris Besar Harry Kurniawan kepada detikcom, Selasa (4/10/2016).
Harry menjelaskan, pembunuhan itu terjadi pada Jumat (30/9) malam. Berawal ketika kedua korban mendatangi padepokan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanpa merasa curiga, kedua korban langsung menenggak kopi tersebut. Belum habis kopi di gelas, keduanya langsung tumbang.
"Korban yang satu kejang-kejang dulu lalu meninggal dan korban yang satunya lagi sempat muntah-muntah, lalu meninggal," ungkapnya.
Harry mengungkap, tersangka telah merencanakan pembunuhan itu. Hal ini dibuktikan dengan adanya racun potasium sianida yang telah dia persiapkan beberapa hari sebelum mengeksekusi korban.
"Tersangka mengaku membeli potasium sianida itu di Pacitan. Dia persiapkan sejak Rabu (28/9)," pungkasnya.
(mei/rvk)











































