Kejiwaan Tidak Stabil, Istri Polisi Tidak Mengaku Mutilasi Bayinya

Kejiwaan Tidak Stabil, Istri Polisi Tidak Mengaku Mutilasi Bayinya

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 04 Okt 2016 12:45 WIB
Kejiwaan Tidak Stabil, Istri Polisi Tidak Mengaku Mutilasi Bayinya
Foto: Lokasi mutilasi di Kalideres/Foto: Arief Ikhsanudin
Jakarta - Kejiwaan Mutmainah (28), pelaku mutilasi anak kandungnya, Arjuna (1), terguncang. Istri polisi ini merasa tidak melakukan pembunuhan keji itu.

"Dia kan sakit kejiwaan makanya dari kemarin sudah di RS Polri dilakukan perawatan. Selama kondisinya belum stabil ya kami juga tidak bisa ambil keterangan. Makanya kemarin pun sempat ditanyain, yang bersangkutan (Mutmainah) ya merasa tidak bersalah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (4/10/2016).

Menurut Awi, Mutmainah tidak mengaku membunuh putra bungsunya itu. "Iya merasa nggak ngaku melakukan pembunuhan karena kejiwaannya nggak stabil," ujar Awi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai kondisi putri sulung Mutmainah dan Aipda Deni yang juga terluka, Awi memastikan kondisi anak tersebut membaik. "Nggak apa-apa sih, lukanya kan nggak serius. Tapi sudah di bawah perlindungan orang tuanya," kata Awi.

Polisi memastikan akan melakukan pendampingan psikologis guna menghilangkan trauma putri sulung Mutmainah. "Ya iya, kami upayakan untuk membantu trauma healingnya kan anak keluarga kami juga, keluarga polisi," jawab Awi. (mei/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads