PDIP Bali Kecewa Kadernya Tidak Jadi Pengurus DPP

PDIP Bali Kecewa Kadernya Tidak Jadi Pengurus DPP

- detikNews
Kamis, 31 Mar 2005 23:04 WIB
Sanur - PDIP Bali mengaku kecewa terhadap Ketua Umum Megawati karena tidak ada kader mereka yang masuk menjadi pengurus DPP. Rasa kecewa tersebut menyeruak usai Mega membacakan kepengurusan DPP PDIP. Beberapa pentolan PDIP Bali pun langsung meninggalkan arena kongres.Mereka adalah Wakil Sekretaris DPD PDIP Bali Dana Usbek Maharifah, Made Arjaya, Made Wilya, Ana Agung Ngurah Tjok Ratmadi dan Made Urip. Mereka berkumpul di belakang Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, sembari melontarkan kekecewaan terhadap Megawati."Seharusnya Ibu Mega memperhatikan arus bawah masyarakat Bali," kata Dana Usbek kepada wartawan, saat dikonfirmasi mengenai aksi walk out itu, Kamis (31/3/2005) malam."Kita merasa kecewa dengan Ibu Mega karena tidak satu pun orang-orang yang kita jagokan duduk di kepengurusan," kata Dana. Dua orang yang dijagokan PDIP Bali sebagai calon pengurus DPP adalah Ana Agung Rai Wirajaya dan Made Urip.Memang salah seorang pengurus DPP yang bernama Dewi Jaksa adalah orang Bali, namun ia tidak diakui sebagai orang asli Bali. Pertimbangan PDIP Bali yang ingin jagonya duduk di kepengurusan DPP adalah karena Bali sudah dua kali sukses menjadi tuan tumah kongres."Selain itu, PDIP Bali merupakan salah satu daerah menangnya PDIP dalam pemilu presiden, bahkan suara Mega meningkat pada pilpres kedua. Karena Kongres berada di Bali otomatis suksesnya kongres merupakan tanggung jawab rakyat Bali," ungkapnya. (fab/)


Berita Terkait