"Belum ada perkembangan pagi ini, saya cek dulu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono saat dikonfirmasi, Selasa (4/10/2016).
Pemeriksaan Mutmainah dilakukan sejak kemarin (3/10) di RS Polri, Kramat Jati. Mutmainah masih belum bisa dimintai keterangan karena depresi.
Belum diketahui apa motif Mutmainah memutilasi anaknya yang masih berumur 1 tahun itu. Belakangan ini Mutmainah cenderung tertutup dengan orang-orang di sekitarnya.
Arjuna (1) ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan dengan kondisi bagian tubuh terpotong, di dalam rumah kontrakan di Tegal Alur, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Minggu (2/10) malam. Peristiwa ini diketahui langsung oleh Aipda Deni.
Sementara anaknya yang satu lagi saat itu menangis. Anak perempuan berusia 2 tahun itu terdapat luka di telinganya.
Mutmainah juga diketahui pernah mengancam suaminya. Entah apa maksud dari ancamannya itu. (bag/yds)











































