Ajak Kompetisi Sehat, Agus: Saya Ingin Bersahabat dengan Ahok dan Anies

Panasnya Pilgub DKI 2017

Ajak Kompetisi Sehat, Agus: Saya Ingin Bersahabat dengan Ahok dan Anies

Elza Astari Retaduari - detikNews
Senin, 03 Okt 2016 20:04 WIB
Ajak Kompetisi Sehat, Agus: Saya Ingin Bersahabat dengan Ahok dan Anies
Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - Persaingan memperebutkan kursi DKI 1 boleh saja terjadi. Namun kandidat cagub DKI Agus Harimurti Yudhoyono ingin tetap menjalin hubungan baik dengan kompetitornya, Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Agus mengadakan acara temu dengan wartawan di The Bistro, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (3/10/2016). Dalam kesempatan itu, ia menceritakan bagaimana rentetan peristiwa hingga akhirnya ia memutuskan mundur dari kemiliteran untuk maju di Pilgub DKI bersama pasangannya, Sylviana Murni.

Keputusan yang mengejutkan banyak pihak itu, membuat berbagai spekulasi bermunculan. Ia pun menyatakan siap menghadapi segala isu yang menderanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya harus tegar menghadapi itu, berbagai isu. Tapi tetap saya menyerukan kepada semua, mudah-mudahan kita semua diberikan akal sehat," ujar Agus.

Mantan Danyon 203/Arya Kemuning itu menyerukan agar pertarungan di pesta demokrasi DKI 2017 nanti dapat berjalan sehat. Ia mengimbau agar persaingan mengedepankan sportivitas.

"Agar dijauhi dari buruk sangka, dan marilah kita berkompetisi dengan sehat dan demokratis," tuturnya.

Agus pun mengaku dirinya memiliki hubungan yang baik dengan 2 pasangan kompetitornya. Meski sama-sama tengah mengejar kemenangan di Pilgub DKI, putera sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu berharap agar bisa tetap bersahabat dengan Ahok dan Anies.

"Baik, saya bersahabat baik, semua pasangan pasti punya kekuatan, punya keunikan tersendiri, saya tentu ingin terus bisa bersahabat dengan mereka semua walaupun dalam suasana seperti ini," harap Agus.

Keputusannya maju di Pilgub DKI, membuat lulusan terbaik Akmil 2000 itu harus keluar dari TNI. Agus menyadari bahwa keputusan itu memiliki konsekuensi. Ia tidak lagi bisa kembali menjadi prajurit.

Lantas apakah Agus sudah memikirkan akan seperti apa jika tak terpilih sebagai Gubernur DKI?

"Nanti kita pikirkan lagi itu ya, yang jelas saya tidak ada lagi kesempatan untuk kembali ke TNI udah pasti itu kan. Nanti untuk di bidang apa, untuk di dunia yang baru tentu kita lihat-lah tapi masih jauhlah. Insya Allah (menang) ya," jawabnya.

Sebagai prajurit, Agus tidak mengenal kata menyerah. Ia juga tidak menyesali keputusannya untuk meninggalkan TNI dan beralih ke bidang politik.

"Sudah tidak ada lagi langkah mundur ke belakang. One way ticket, artinya sekali layar berkembang, surut kita berpantang. Kita harus teguh pada sasaran dan tujuan. Itu yang bisa saya lakukan, tidak boleh rasa penyesalan," tegas Agus.

Mengaku tak akan pernah melupakan kehidupannya di TNI, bapak satu anak ini tak ingin menjadikan hal itu sebagai hambatan. Agus menyatakan siap bertarung dengan kandidat cagub lain untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat melalui pilihan karier barunya kini.

"(Penyesalan) itu akan membuat kawan-kawan yang semangat mendukung jadi lemah. Jadi degradasi morilnya. Itu tidak boleh saya tunjukan kepada siapapun," pungkasnya. (elz/yds)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads