Istri Ismail Hidayah Minta Perlindungan Polisi dari Loyalis Dimas Kanjeng

Istri Ismail Hidayah Minta Perlindungan Polisi dari Loyalis Dimas Kanjeng

Ghazali Dasuqi - detikNews
Senin, 03 Okt 2016 19:23 WIB
Istri Ismail Hidayah Minta Perlindungan Polisi dari Loyalis Dimas Kanjeng
Foto: Asman Afif Ramadhan/Ghazali Dasuqi/detikcom
Situbondo - Ramainya pemberitaan tentang Dimas Kanjeng, rupanya membuat Bibi Resemjan (41), istri Ismail Hidayah, cemas. Wanita yang akrab disapa Neng itu pun meminta perlindungan ke Mapolres Situbondo. Permohonan perlindungan disampaikan melalui sebuah surat, yang diantar oleh kuasa hukumnya, Asman Afif Ramadhan, ke Polres Situbondo.

Surat permohonan perlindungan disampaikan kepada Kasatreskrim AKP I Gede Lila Buana Arta.

"Hari ini kita meminta perlindungan untuk Ibu Neng, karena merasa terancam. Sebab ada beberapa orang-orang Kanjeng Dimas yang belum tertangkap, khawatir melakukan hal-hal membahayakan," kata Asman Afif Ramadhan di Mapolres, Senin (3/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama proses hukum Taat Pribadi masih berlangsung, menurut Asman, sangat penting melindungi saksi-saksi kunci. Termasuk terhadap Bibi Resemjan, yang dianggapnya banyak mengetahui seluk beluk Padepokan Dimas Kanjeng. Karena itulah, adanya perlindungan dan jaminan keamanan terhadap Bibi Resemjan dan keluarganya sangat diperlukan.
Istri Ismail HidayahIstri Ismail Hidayah

"Kita juga akan melaporkan Dimas Kanjeng terkait kasus penipuan dan penggelapan ke Polres Probolinggo. Alat bukti masih diinventarisir dan kerugian masih kita hitung," papar Asman.

Setelah muncul di sejumlah media massa, Bibi Resemjan memang enggan memberikan komentarnya lagi terhadap para wartawan. Alasannya karena memperhatikan keamanan dirinya dan beberapa orang anaknya.

"Permohonan perlindungan itu pasti kita tindak lanjuti. Saya akan segera sampaikan ini kepada Bapak Kapolres," kata Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP I Gede Lila Buana Arta.

Lulusan Akpol tahun 2010 itu tidak bisa memastikan, teknis perlindungan seperti apa yang nantinya akan dilakukan. Apakah akan dijaga oleh personil kepolisian secara langsung, atau dengan hanya dipantau dari jauh.

"Untuk teknis pengamanannya belum ditentukan. Yang pasti kepolisian akan memberikan pengamanan," tegas AKP I Gede Lila Buana Arta.

Ismail Hidayah sendiri dinyatakan hilang 2 Februari 2015 lalu. Jasadnya ditemukan di Tegalsiwalan, Probolinggo. Belakangan diketahui bahwa dia dibunuh anak buah Dimas Kanjeng. (bag/bag)


Berita Terkait