Surat permohonan perlindungan disampaikan kepada Kasatreskrim AKP I Gede Lila Buana Arta.
"Hari ini kita meminta perlindungan untuk Ibu Neng, karena merasa terancam. Sebab ada beberapa orang-orang Kanjeng Dimas yang belum tertangkap, khawatir melakukan hal-hal membahayakan," kata Asman Afif Ramadhan di Mapolres, Senin (3/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Istri Ismail Hidayah |
"Kita juga akan melaporkan Dimas Kanjeng terkait kasus penipuan dan penggelapan ke Polres Probolinggo. Alat bukti masih diinventarisir dan kerugian masih kita hitung," papar Asman.
Setelah muncul di sejumlah media massa, Bibi Resemjan memang enggan memberikan komentarnya lagi terhadap para wartawan. Alasannya karena memperhatikan keamanan dirinya dan beberapa orang anaknya.
"Permohonan perlindungan itu pasti kita tindak lanjuti. Saya akan segera sampaikan ini kepada Bapak Kapolres," kata Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP I Gede Lila Buana Arta.
Lulusan Akpol tahun 2010 itu tidak bisa memastikan, teknis perlindungan seperti apa yang nantinya akan dilakukan. Apakah akan dijaga oleh personil kepolisian secara langsung, atau dengan hanya dipantau dari jauh.
"Untuk teknis pengamanannya belum ditentukan. Yang pasti kepolisian akan memberikan pengamanan," tegas AKP I Gede Lila Buana Arta.
Ismail Hidayah sendiri dinyatakan hilang 2 Februari 2015 lalu. Jasadnya ditemukan di Tegalsiwalan, Probolinggo. Belakangan diketahui bahwa dia dibunuh anak buah Dimas Kanjeng. (bag/bag)












































Istri Ismail Hidayah