"Kemudian ke depan kita juga akan melakukan pemeriksaan terkait dengan pemenang tender, pemasang iklan kemudian dinas terkait yang belum diperiksa, tentunya nanti Dishub juga arahnya ke sana," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (3/10/2016).
Sejauh ini, polisi telah memeriksa 8 orang terkait insiden yang menewaskan 3 orang tersebut. Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan BPKAD telah dimintai keterangan terkait pemasangan reklame pada JPO yang roboh tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, polisi masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk mengetahui penyebab robohnya JPO tersebut.
"Kami masih menunggu labfor, sampai sekarang belum dapat hasilnya. Karena di sana yang bisa menentukan robohnya itu karena bencana alam atau kelalaian," pungkasnya. (mei/hri)











































