"Tadi Ade Komarudin berbicara tentang keadaan politik nasional. bagaimana ke depan, bagaimana pembicaraan anggaran di DPR tentu yang lebih baik dan bagaimana hubungan pemerintah dengan DPR biar lebih baik," ujar JK usai menerima President Board of Trustee IIIT (International Institute of Islamic Thought), Abdul Hamid Abu Sulayman di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2016).
JK menegaskan tidak ada pembicaraan mengenai Setya Novanto yang memenangkan uji materi atas pasal mengenai alat bukti hukum yang sah pada UU Informasi dan Transaksi Elektronik di Mahkamah Konstitusi (MK). 'Kemenangan' Novanto tersebut kemudian ditindaklanjuti Mahkamah Kehormatan DPR hingga belakangan muncul kabar bakal kembalinya Setnov ke kursi DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu saya bilang masalah internal DPR," jawab JK soal kabar bakal terjadinya pergantian di kursi Ketua DPR oleh Fraksi Golkar.
Terkait putusan MK yang memberikan tafsir alat bukti rekaman hanya bisa dijadikan alat bukti oleh penegak hukum, MKD langsung mengambil keputusan memulihkan nama baik Novanto terkait sidang skandal 'papa minta saham' yang digelar MKD.
(fdn/van)










































