Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Fadil Imran pun mengimbau pihak BPBD Jakarta untuk melapor, agar polisi bisa segera menindaklanjutinya.
"BPBD diimbau melapor. Pada dasarnya kami siap membantu, menyelidiki siapa yang melakukan hacking itu," ujar Fadil kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (3/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama, diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono. Awi mengimbau pihak BPBD Jakarta untuk melaporkan hal itu ke Polda Metro Jaya.
"Belum, kita belum sampai kesana (menyelidiki). Nanti silakan kalau mau melaporkan," ujar Awi.
Menurut Awi, kasus pembajakan Twitter BPBD Jakarta berbeda dengan kasus videotron yang tidak perlu menunggu laporan masyarakat.
"Ya ini kan kita tidak tahu kalau nggak ada laporan dari yang punya situs," pungkas Awi.
Akun Twitter resmi BPBD Jakarta diretas pada Minggu (2/10) lalu. Tampilan pada akun berubah menjadi gambar tokoh kartun Squidward. (mei/rvk)











































