Hanya 8 dari TKI mahasiswa UT Korea yang Minggu (2/10/2016) kemarin ikut wisuda sarjana di KBRI Seoul. Salah satu wisudawan tidak hadir karena harus masuk kerja, sedangkan lainnya sudah keburu pulang karena kontrak kerjanya sudah habis.
Bertempat di aula KBRI Seoul, perhelatan wisuda sarjana UT Korea dilaksanakan dengan penuh khidmat. Hadir 200-an pengunjung yang memenuhi ruangan walaupun hujan deras mengguyur kota Seoul sejak siang hari. Selain Dubes, ikut mewisuda Wakil Dubes Cecep Herawan dan Koordinator Umum UT Korea, Syarif Hidayat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: M Aji Surya/detikcom |
Dubes RI untuk Korea Selatan, John Prasetio, yang memberikan orasi ilmiah memberikan apresiasi yang tinggi atas capaian para TKI. Para pekerja itu disebut telah meningkatkan daya tawar mereka dengan ilmu pengetahuan yang dicapainya sehingga bisa pulang kampung dengan kepala yang tegak.
"Dunia saat ini diwarnai dengan kompetisi yang sangat ketat. Bangsa Indonesia hanya akan menjadi salah satu negara yang disegani manakala memiliki daya kompetisi yang tinggi. Prediksi positif masa depan Indonesia hanya bisa terwujud dengan kualitas SDM yang tinggi," ujar John Prasetio.
KBRI Seoul menjadikan wisuda kali ini sebagai perhelatan yang sangat wow. Selain kemeriahan acara, berbagai BUMN, perusahaan lokal dan organisasi kemasyarakatan memberikan hadiah serta apresiasi bagi wisudawan. Dijamin, wisudawan akan kerepotan dalam membawa pulang bingkisan.
Foto: M Aji Surya/detikcom |
BNI Cabang Seoul ikut memfasilitasi kemeriahan acara wisuda. Menurut GM BNI, Wan Andi Aryadi TKI yang menjadi sarjana berarti menambah bekal pulang, selain modal dan pengalaman kerja. "Untuk itu, kami siapkan buat mereka dengan Skema Kredit Usaha Rakyat," katanya. (trw/trw)











































Foto: M Aji Surya/detikcom
Foto: M Aji Surya/detikcom