Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, Mardani Ali Sera, menjelaskan Anies ingin menambahkan poin penguatan unsur kebudayaan dalam visi mereka membangun Jakarta.
"Sudah diserahkan ke KPU, tapi kami tarik kembali, paling lambat kita serahkan lagi tanggal 4 Oktober. Mas Anies melihat ada beberapa sisi yang kurang berimbang. Nah, jadi karena sisi budaya di antara yang paling kita perhatikan di visi misi itu bobotnya kurang. Setelah direvisi akan diantar ke KPUD sebelum tanggal 4 Oktober," kata Mardani saat berbincang, Senin (3/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anies, kata Mardani, ingin menjadikan Jakarta kota modern yang tetap mengakarkan kebudayaan. Jakarta ingin dijadikan kota persemaian antarbudaya.
"Kalau secara umum kita ingin Jakarta ini versinya Mas Anies menjadi kota yang berbudaya dan menjadi tempat persemaian budaya-budaya terbaik dari setiap kelompok. Jakarta yang melembutkan hati, menajamkam pikiran dan mengangkat karya dan rasa (karsa) menjadi kota peradaban," papar dia.
"Bobotnya dengan sektor lain akan disamakan," imbuhnya.
Tim Pemenangan Anies-Sandi sudah merapatkan barisan sejak beberapa waktu lalu. Struktur tim pemenangan sudah terbentuk dan strategi pemenangan juga sudah dirancang.
Anies dan Sandiaga pun sudah bergerilya turun berkeliling ke penjuru Ibu Kota untuk menyapa masyarakat sejak beberapa hari lalu. Anies bahkan sudah meneken kontrak politik dengan warga Tanah Merah, Jakarta Utara. (wsn/tor)











































