Jenazah dibawa menuju ambulans yang berada di halaman rumah tersebut sekira pukul 23.00 WIB. Pencarian sudah dilakukan sejak pukul 18.30 WIB dan masih ada satu korban lagi yang masih dicari yaitu adik Jessica, Jason (8).
"Ini yang besar," kata salah satu anggota tim SAR, Minggu (2/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Tim SAR gabungan masih mencari keberadaan Jason. Mobil ambulans yang lain sudah disiapkan di halaman rumah. Ayah korban yang juga pemilik rumah, Enrico, terlihat terduduk di mobil ambulans dan syok.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, yang berada di lokasi mengatakan ada beberapa kendala dalam proses evakuasi. Antara lain yaitu kosntruksi rumah mewah yang banyak menggunakan beton sehingga harus menggunakan alat khusus.
"Yang menyulitkan, ini rumah mewah yang konstruksinya banyak dari beton. Perlu usaha lebih," kata Hendrar.
Diketahui rumah mewah tersebut tertimpa longsor talut dan tembok beton sekira pukul 17.45 WIB ketika hujan deras. Bangunan utama runtuh tertimbun talut yang berada di belakang rumah
Ada empat korban yang selamat yaitu Enrico dan istrinya, Christin, kemudian ayah Enrico, Mulyo Cahyono beserta suster perawat yang berhasil selamat dan sudah dievakuasi ke rumah kerabat. Dua anak yang terjebak longsor merupakan anak kedua dan keempat Enrico. (alg/dhn)










































