Konstruksi Beton Rumah Mewah Sulitkan Pencarian 2 Anak yang Tertimbun Longsor

Konstruksi Beton Rumah Mewah Sulitkan Pencarian 2 Anak yang Tertimbun Longsor

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 03 Okt 2016 00:15 WIB
Konstruksi Beton Rumah Mewah Sulitkan Pencarian 2 Anak yang Tertimbun Longsor
Foto: Angling Aditya Purbaya/detikcom
Semarang - Konstruksi rumah mewah yang tertimbun longsor di Perumahan Bukit Sari, Jalan Bukit Bromo nomor 26, Ngesrep, Kecamatan Banyumanik Semarang menyulitkan tim SAR untuk mencari dua korban yang masih tertimbun.

Alat pemotong milik Basarnas dikerahkan untuk memotong konstruksi beton yang roboh. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang datang langsung ke lokasi sudah berkoordinasi dengan tim SAR untuk mengetahui kondisi saat ini.

"Yang menyulitkan, ini rumah mewah yang konstruksinya banyak dari beton. Perlu usaha lebih," kata Hendrar di lokasi, Minggu (2/10/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hendrar menambahkan, sampai saat ini (pukul 22.20) belum ada respons dari dua korban yang tertimbun yaitu Jessica (18) dan Jason (8). "Belum ada info korban ditemukan, belum ada respons," tegasnya.

Diketahui rumah mewah tersebut tertimpa longsor talut dan tembok beton sekira pukul 17.45 WIB ketika hujan deras. Bangunan utama runtuh tertimbun talut yang berada di belakang rumah. Dua korban yang masih dicari itu saat kejadian berada di kamar mereka.

Ada empat korban lainnya yaitu pemilik rumah, Enrico dan istrinya, Christin, kemudian ayah Enrico, Mulyo Cahyono beserta suster perawat yang berhasil selamat dan sudah dievakuasi ke rumah kerabat.

Menurut Wali Kota, pihaknya sudah melakukan pemetaan lokasi rawan longsor di Kota Semarang. Sedangkan lokasi peristiwa tersebut seharusnya cukup kuat dengan konstruksi beton.

"Ada maping titik rawan longsor. Di titik ini sebenarnya konstruksi kuat karena mewah, tapi ini musibah. Situasi sekarang ini sedang buruk," tandas Hendrar. (alg/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads