Warga Nias di Yogya Doa Bersama

Mahasiswa Dirikan Posko

Warga Nias di Yogya Doa Bersama

- detikNews
Kamis, 31 Mar 2005 17:31 WIB
Yogyakarta - Untuk meringankan beban penderitaan warga Nias yang tertimpa bencana, Kamis (31/3/2005) warga Nias yang ada di Yogyakarta menggelar acara doa bersama. Dalam acara itu, mereka sepakat untuk melakukan aksi penggalangan dana dan relawan bila diperlukan.Acara doa bersama yang digelar mulai pukul 15.30 WIB bertempat di kompleks Perumahan Batan No 10 Babarsari Catur Tunggal Depok Sleman, rumah salah satuwarga Nias di Yogyakarta. Selain acara doa bersama yang dipimpin Ketua Ikatan Keluarga Nias Yogyakarta, Betieli Baene, mereka juga melakukan rapatkoordinasi untuk melakukan penggalangan dan kemungkinan pengiriman sejumlahrelawan.Menurut Beti, sampai sekarang warga Nias masih melakukan pendataan terhadap keluarga, pelajar dan mahasiswa yang ikut tertimpa bencana. Meski informasiyang diperoleh mengenai situasi di Nias masih simpang siur, dari 250 wargaNias di Yogyakarta termasuk pada pelajar dan mahasiswa, hampir 90 persenterkena dan sebagian besar rumahnya hancur."Terus terang kami yang di sini juga bingung dan sedih. Kami belum bisa mengetahui secara pasti kondisi dan nasib keluarga kami yang di sana. Sementara itu komunikasi masih minim dan terputus," katanya.Selain siap menggalang dana, mahasiswa/pelajar Nias di Yogyakarta juga siapbila diminta berangkat ikut menjadi relawan. Namun untuk sementara akandifokuskan terlebih dulu untuk melakukan pengumpulan dana bantuan yandiperlukan bagi korban bencana.Sementara itu sesepuh warga Nias di Yogyakarta Sabar Budhi Jendata menambahkan, komunikasi dengan Nias baru bisa lancar baru Rabu (30/3/2005) namun belum menyeluruh. Beberapa orang keluarganya di Nias sebagian besar ikut terkena bencana."Saya juga belum tahu nasib mbakyu saya, sampai saat ini saya masih mencariinformasi dari keluarga lainnya, meski rumah mereka 43 kilometer dari kota,"kata Sabar yang sudah lebih dari 15 tahun menetap di Yogyakarta itu.Ia mengatakan, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan sesama warga Nias di Jakarta dan Bandung untuk melakukan penggalangan dana bantuan untuk Nias. Selain itu, pihaknya juga sedang memikirkan nasib pelajar/mahasiswa asal Nias yang belajar di Yogyakarta agar studinya lancar."Mereka pasti akan kesulitan keuangan, kami sedang berupaya mencari jalankeluarnya termasuk akan meminta bantuan pemda DIY," katanya.Dirikan PoskoSementara itu, mahasiswa asal Nias di Yogyakarta hari ini Kamis (31/3/2005) mulai melakukan penggalangan dana. Penggalangan dana itu dilakukan dengan mendirikan Posko Aksi Peduli Nias di beberapa tempat strategis di kota Yogyakarta.Posko itu di antaranya didirikan di Boulevard Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) di Bulaksumur Yogyakarta. Para relawan aksi itu sebagian besar adalah mahasiswa Nias yang sedang menempuh studi di UGM.Humas Aksi Peduli Nias Ginting kepada wartawan disela-sela aksi mengatakan aksi penggalangan dana bantuan ini dilakukan untuk meringankan beban derita warga Nias yang tertimpa bencana dan saat ini benar-benar membutuhkan bantuan. Dari beberapa kontak yang berhasil dilakukan hari ini, saat ini mereka membutuhkan air minum, makanan dan obat-obatan."Saat ini kami sesama warga Nias juga telah melakukan koordinasi dengan beberapa mahasiswa Nias yang ada di Bandung, Jakarta, Surabaya dan Semarang," katanya.Di Yogyakarta sendiri kata Ginting, diperkirakan terdapat lebih dari 100 pelajar dan mahasiswa Nias yang berada belajar di kota ini. "Kita masih mendata untuk melakukan koordinasi bersama, siapa saja keluarga dan kerabatnya yang menjadi korban dalam bencana itu," katanya.Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Keluarga Nia di Yogyakarta Betieli Baene bahwa di Yogyakarta sedikitnya terdapat 250 orang Nias. Sedangkan jumlah pelajar/mahasiswa Nias yang menempuh studi lebih dari 100-an orang yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta."Hampir 90 persen keluarga mereka di Nias terkena bencana dan rumahnya hancur. Meski sampai saat ini, kami belum memperoleh data secara pasti," katanya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads