Pantauan detikcom, sejumlah pria yang tergabung dalam Coffee Enthusiast membagikan total 1000 gelas kopi kepada masyarakat secara gratis. Kopi diracik dan diseduh di lokasi. Jika ada yang ingin mencobanya, langsung dituangkan ke dalam gelas.
Foto: Peringatan hari kopi sedunia (Agus Setyadi/detikcom) |
Para barista terlihat sibuk membuat kopi untuk disajikan kepada masyarakat. Mereka berkali-kali mengganti bubuk agar rasa dan aroma kopi tetap terjaga. Kopi yang disajikan hari ini tidak memakai gula.
Masyarakat antusias mencoba kopi Arabika dari beberapa Provinsi di Indonesia. Mereka bahkan ada yang menyeruput dua gelas bahkan lebih. Ada yang suka ada juga yang protes karena kopi terasa pahit disebabkan tidak memakai gula.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kopi yang kita bagikan hari ini jenisnya Arabika semua," kata Fonda dari Coffee Enthusiast saat ditemui detikcom, Sabtu (1/10/2016).
Foto: Peringatan hari kopi sedunia (Agus Setyadi/detikcom) |
Kegiatan ini digelar oleh para pecinta kopi di Banda Aceh. Menurut Fonda tujuan diadakan ngopi gratis ini untuk memperkenalkan kopi gayo kepada masyarakat. Meski selama ini kopi dari daerah tersebut sudah dikenal luas di tingkat dunia.
"Kita ingin memperkenalkan ke masyarakat gimana sih rasanya kopi gayo dan aromanya. Di sini juga ada kopi dari daerah lain di Indonesia," jelasnya. (miq/miq)












































Foto: Peringatan hari kopi sedunia (Agus Setyadi/detikcom)
Foto: Peringatan hari kopi sedunia (Agus Setyadi/detikcom)