Peringati Hari Kopi Sedunia, 1000 Gelas Kopi Dibagi Gratis di Aceh

Peringati Hari Kopi Sedunia, 1000 Gelas Kopi Dibagi Gratis di Aceh

Agus Setyadi - detikNews
Minggu, 02 Okt 2016 03:24 WIB
Peringati Hari Kopi Sedunia, 1000 Gelas Kopi Dibagi Gratis di Aceh
Foto: Peringatan hari kopi sedunia (Agus Setyadi/detikcom)
Banda Aceh - Ada yang berbeda di Lapangan Blang Padang Banda Aceh sore ini. Masyarakat yang menghabiskan waktu di sana dapat mencoba kopi Arabika secara gratis. Bagi-bagi kopi ini digelar untuk memperingati hari kopi se-dunia.

Pantauan detikcom, sejumlah pria yang tergabung dalam Coffee Enthusiast membagikan total 1000 gelas kopi kepada masyarakat secara gratis. Kopi diracik dan diseduh di lokasi. Jika ada yang ingin mencobanya, langsung dituangkan ke dalam gelas.
Foto: Peringatan hari kopi sedunia (Agus Setyadi/detikcom)Foto: Peringatan hari kopi sedunia (Agus Setyadi/detikcom)

Para barista terlihat sibuk membuat kopi untuk disajikan kepada masyarakat. Mereka berkali-kali mengganti bubuk agar rasa dan aroma kopi tetap terjaga. Kopi yang disajikan hari ini tidak memakai gula.

Masyarakat antusias mencoba kopi Arabika dari beberapa Provinsi di Indonesia. Mereka bahkan ada yang menyeruput dua gelas bahkan lebih. Ada yang suka ada juga yang protes karena kopi terasa pahit disebabkan tidak memakai gula.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi minum kopi gratis ini digelar untuk memperingati hari kopi sedunia yang diperingati secara serentak di seluruh dunia. Kopi yang dibagikan di Blang Padang yaitu kopi gayo, solok dan lainnya.

"Kopi yang kita bagikan hari ini jenisnya Arabika semua," kata Fonda dari Coffee Enthusiast saat ditemui detikcom, Sabtu (1/10/2016).
Foto: Peringatan hari kopi sedunia (Agus Setyadi/detikcom)Foto: Peringatan hari kopi sedunia (Agus Setyadi/detikcom)

Kegiatan ini digelar oleh para pecinta kopi di Banda Aceh. Menurut Fonda tujuan diadakan ngopi gratis ini untuk memperkenalkan kopi gayo kepada masyarakat. Meski selama ini kopi dari daerah tersebut sudah dikenal luas di tingkat dunia.

"Kita ingin memperkenalkan ke masyarakat gimana sih rasanya kopi gayo dan aromanya. Di sini juga ada kopi dari daerah lain di Indonesia," jelasnya. (miq/miq)


Berita Terkait