"Saya katakan kembali lagi, itu manusiawi. Jangan kita mengatakan bahwa kita sayang sama teman itu saat sama-sama teman. Apapun ceritanya dalam bahasa keimanan kita, Pak Irman itu lagi dicoba," kata Saut di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (1/10/2016).
Saut mengibaratkan, Irman Gusman sedang mendapatkan cobaan sehingga harus meringkuk di balik jeruji besi. Irman pun memaklumi, sebagai teman Wapres JK ingin menjenguk koleganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kita nggak setuju pasti kita larang. Pertama-tama kan masih proses, jadi nggak kita berikan (izin jenguk) kecuali keluarga," tegasnya.
Wapres JK menjenguk Irman Gusman di Rutan Guntur, Kamis (30/9). Namun, keputusan JK untuk menjenguk Irman Gusman mendapat sorotan dari beberapa pihak.
Ada yang menganggap Wapres JK tidak peka terhadap perasaan masyarakat yang sangat benci dengan tindakan para koruptor. Apalagi, saat ini pemerintah tengah menyusun paket kebijakan hukum, yang salah satunya tengah digodok wacana pemberian sanksi sosial kepada para koruptor.
(Hbb/imk)











































