"Kalau di antara nilai A, B, atau C untuk kepemimpinan dari Ahok-Djarot, saya beri nilai B Plus untuk mereka," kata Masinton dalam diskusi Polemik 'Adu Strategi di Tanah Betawi' di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/10/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau secara umum, tentu kalau kita melihat yang dijanjikan saat tahun 2012 saat mengatasi masalah banjir dan macet, tentu capaian sebelumnya yang akan disampaikan sekarang," ujar anggota Komisi III DPR ini.
Masinton melihat keberhasilan dari pasangan Ahok-Djarot yaitu saat musim hujan di Jakarta. "Misal saat hujan, sekarang tinggal genangan saja. Banjirnya bukan dalam skala besar," imbuhnya.
Mengenai gaya komunikasi Ahok yang lebih halus, Masinton berpendapat bahwa pentingnya komunikasi politik. Dia juga menjelaskan bahwa komunikasi merupakan bagian dari proses.
"Kalau tujuan baik tetapi komunikasi jelek, tentunya akan buruk. Jadi, tentu yang akan kami komunikasikan hal-hal capaian yang sudah dikerjakan. Jadi bukan memberikan janji yang mengawang, tapi memberikan bukti," ungkap Masinton.
Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu Ahok tiru dari kepemimpinan Jokowi misalnya soal cara dialog. Meski mengusung, Masinton menilai sah-sah saja bila dia melempar kritik. (imk/Hbb)











































