"Informasi yang saya terima dari Satuan Intel ada sebanyak 30 orang pengikut, sebagian besar dari mereka sudah menyetorkan sejumlah uang kepada Dimas Kanjeng. Namun hingga saat ini belum ada laporan yang masuk terkait hal itu," kata Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu kepada detikcom, Sabtu (1/10/2016).
Data-data para pengikut pemilik padepokan Dimas Kanjeng di Probolinggo, Jawa Timur. "Yang pasti sebagian besar ada yang berprofesi sebagai guru dan tokoh masyarakat. Belum bisa kita berikan datanya menunggu sampai ada dari mereka yang melaporkan hal ini ke kepolisian," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi masih menelusuri keberadaan atau penggunaan uang yang disetor tersebut. Namun Dimas Kanjeng belum mau bicara kepada penyidik karena menolak diperiksa.
Sebelumnya, Polda Jawa Barat menyebut pengikut Dimas di Jawa Barat berada di Kabupaten Cianjur. Mereka bukan saja sebagai pengikut tetapi juga sebagai korban penipuan dari Dimas.
"Iya di Cianjur ada pengikut dari padepokan Dimas Kanjeng," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus di saat di Mapolda Jawa Barat, Jumat (30/9/2016).
(fdn/fdn)










































