"Siapa bilang emas batangan palsu? Nggak palsu, asli," kata Dimas Kanjeng Taat Pribadi usai menjalani pemeriksaan di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Jumat (30/9/2016).
Sore tadi ada pengusaha dari Makassar melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Korban menunjukkan barang bukti perhiasan emas batangan, uang kertas dan kertas putih kosong yang pembungkusnya tertuliskan Reserve Bank of Hongkong (Ten Hongkong Dollars).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Barang bukti yang dibawa korban penipuan Dimas Kanjeng |
Saat ditanya tentang kertas putih itu, Dimas Kanjeng mengaku belum tahu. "Yang mana. Ya nanti dilihat saja," ujarnya.
Tersangka kasus pembunuhan Abdul Gani-mantan pengikutnya serta tersangka kasus penipuan dan penggelapan ini bersikukuh bahwa semua barang yang diberikan ke pengikutnya adalah asli.
"Ndak ada palsu. Asli," tandas Dimas Kanjeng. (roi/elz)











































Barang bukti yang dibawa korban penipuan Dimas Kanjeng