TPF Munir Layangkan Surat Undangan Kedua untuk Kepala BIN

TPF Munir Layangkan Surat Undangan Kedua untuk Kepala BIN

- detikNews
Kamis, 31 Mar 2005 16:35 WIB
Jakarta - Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Munir kembali melayangkan surat undangan kedua untuk Kepala BIN Syamsir Siregar setelah undangan sebelumnya tidak terlalu digubris Syamsir.Terhitung tiga kali Syamsir menunda pertemuan dengan TPF, sehingga TPF menyesalkan sikap Syamsir tersebut.Bahkan, seringkali alasan pembatalan pertemuan tidak dijelaskan secara detil oleh pihak BIN.Hal itu diungkapkan anggota TPF Rachland Nasidik dan Munarman kepada wartawan di Kantor Imparsial, Jl. Diponegoro, Jakarta, Kamis, (31/3/2005)."Kita menyesalkan sikap kepala BIN yang tidak hadir untuk memenuhi undangan pihak TPF. Sebenarnya TPF hanya ingin melakukan dua hal saat bertemu kepala BIN," kata Rachland.Pertama, meminta komitmen BIN agar mau melakukan kerjasama yang penuh dengan TPF dan memberikan hal-hal yang dibutuhkan TPF. Dan, kedua, mengusulkan mekanisme kerjasama antara TPF dan BIN dalam proses penyelidikan kasus Munir."Sikap Syamsir seperti itu justru menunjukkan bahwa BIN merupakan lembaga yang tidak tersentuh. Padahal, TPF ini merupakan lembaga yang dibentuk oleh otoritas presiden langsung," katanya.Rachland mengatakan, sebaiknya kepala BIN bersedia memenuhi undangan TPF di Kantor Komnas Perempuan yang juga merupakan sekretariat TPF. "Ini merupakan niat baik TPF karena tidak mengundang ke sekretariat di Bareskrim, Mabes Polri," katanya.Karena itu, kata Rachland, terkait tidak jelasnya kehadiran kepala BIN hari ini TPF kembali melayangkan undangan kedua agar Syamsir bisa hadir pada Rabu, (6/1/2005), pukul 14.00 WIB.Sementara Munarman meminta agar Kepala BIN membaca lagi isi Keppres tentang pembentukan TPF, karena dalam salah satu diktumnya disebutkan semua instansi baik pemerintah maupun sipil harus membuka akses seluas-luasnya bagi TPF. (umi/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini