"Saya ingin mengingatkan kembali bahwa belanja APBN harus menjadi instumen fiskal untuk pengentasan kemiskinan, pengurangan ketimpangan, penciptaan lapangan kerja, serta mendukung ruang gerak perekonomian kita," kata Jokowi dalam pengantar rapat di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2016).
Rapat dihadiri oleh para menteri Kabinet Kerja, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Ketua KEIN Sutrisno Bachir. Jokowi meminta belanja negara difokuskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi ingin efisiensi lebih ditingkatkan dalam belanja negara mendatang. Jokowi akan mematok belanja modal, sehingga pembagian ke bawahnya lebih jelas.
"Kebijakan belanja APBN harus diarahkan pada peningkatan efisiensi dan penajaman belanja barang untuk meningkatkan ruang fiskal," ujar Jokowi. (bpn/hri)










































