Soal Lamban Tangani Gempa
SBY Singgung 2 Bupati di Nias
Kamis, 31 Mar 2005 15:56 WIB
Gunung Sitoli - Presiden SBY menanggapi penilaian masyarakat bahwa pemerintah lamban dalam menangani gempa di Nias. Terkait hal ini, SBY menyinggung dua bupati di Pulau Nias yang tidak berada di daerahnya saat gempa terjadi. "Pernyataan yang menyatakan pemerintah lamban menangani hal ini, hendaknya melihat dari berbagai aspek. Misalnya, ada masalah kepala daerah yang tidak berada di tempat," kata Presiden SBY dalam konferensi pers di Makodim 0213, Jl. Gomo, Gunung Sitoli, Kabupaten Nias, Kamis (31/3/2005).Yang dimaksud SBY adalah dua bupati di Pulau Nias itu. Saat gempa terjadi, Bupati ias Bina Hati Baeha sedang berada di Medan, sedangkan Bupati Nias Selatan Ngabari Ginting berada di Jakarta. Selain itu, kata SBY, juga ada masalah kerusakan jalan dan masalah cuaca sehingga memperlambat arus distribusi bantuan. "Setiap jam kita mengupayakan mengatasi bencana dengan mengerahkan segala macam potensi yang ada," ungkapnya. Presiden SBY mengaku menggarisbawahi tudingan ini, karena bila tudingan ini didiamkan, maka masyarakat internasional memandang Indonesia dalam sisi yang negatif. Selain itu, Presiden SBY juga menyatakan terima kasihnya kepada para relawan, baik dari LSM nasional maupun internasional, PBB serta negara-negara sahabat yang memberikan atensi yang cukup besar terhadap pemerintah RI, seperti AS, Australia, dan Singapura.
(asy/)











































